Liga 1 Belum Diverifikasi, Kemenpora Surati Ketua Umum PSSI

com, Jakarta: Belum diverifikasinya dokumen persiapan komeptisi Liga 1, membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga mengambil sikap. Kemenpora yang menaungi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sebagai lembaga yang bertugas memverifikasi penyelenggaraan kegiatan keolahragaan profesional melayangkan surat kepada PSSI untuk segera melakukan verifikasi.Surat bernomor 3.31.8/SET/III/2017 itu ditujukan langsung kepada Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Surat tersebut berisi perihal pelaksanaan verifikasi BOPI yang masih tetap diakui keberadaannya dalam penerbitan rekomendasi untuk perizinan kompetisi Liga 1.

Kehadiran BOPI sebagai lembaga berwenang untuk menerbitkan rekomendasi kegiatan keolahragaan profesional dinilai masih berlaku berdasarkan tiga hal. Pertama sesuai berdasarkan UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (Pasal 51 ayat 1 dan 2), PP No. 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Nasional (Pasal 37), dan Peraturan Menpora No. 0009 Tahun 2015 tentang Kedudukan, Fungsi, Tugas dan Susunan Organisasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (Pasal 5).

(Baca:Pelatih PSM Keluhkan Regulasi Pemain U-23 di Liga 1)

“Ini sama sekali bukan maksud Kemenpora mendorong BOPI untuk mempersulit PSSI dalam mempersiapkan segera bergulirnya kompetisi Liga 1,” kata Sesmenpora sekaligus Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, dalam siaran persnya, Minggu (2/4/2017).”Tetapi justru membantu PSSI untuk melakukan pembenahan agar era reformasi PSSI yang saat ini bergulir dapat secara konsisten diterapkan di semua lini. Khususnya terkait kepatuhan PSSI terhadap aturan FIFA dan peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” sambungnya.Sebelumnya, BOPI melalui Sekjen Heru Nugroho menegaskan jika pihaknya menunggu kelengkapan berkas Liga 1 paling lambat akhir Maret lalu. Namun hingga memasuki April, PSSI masih belum menyerahkan seluruh berkas Liga 1 yang dijadwalkan memulai kick-off 15 April nanti.Persyaratan yang diminta BOPI kepada PSSI untuk diverifikasi sebelum dikeluarkannya rekomendasi Liga 1, diantaranya:1. Seluruh klub peserta kompetisi Liga 1 harus segera melunasi tunggakan kewajibannya kepada seluruh pemain, pelatih, dan official tim dengan menyertakan bukti pelunasan (jika ada yang masih memiliki tunggakan).2. Seluruh klub peserta kompetisi Liga 1 harus menyertakan dokumen kontrak kerja professional pemain, pelatih dan official tim kepada BOPI.3. Operator kompetisi Liga 1 (PT Liga Indonesia Baru) dan seluruh klub peserta harus menyerahkan NPWP, bukti pembayaran dan pelunasan pajak, serta persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh BOPI.4. Khusus mengenai persyaratan garansi bank dapat dipenuhi oleh seluruh klub paling lambat pada pertengahan musim kompetisi Liga 1.5. Dalam penyelenggaraan kompetisi Liga 1, rekomendasi BOPI menjadi salah satu syarat administrasi yang harus dipenuhi dalam proses perijinan keramaian yang dikeluarkan oleh Polri.Video:Persegres Jaring Animo Fans Lewat Program Goes to School
(REN)

barberspointaviationmuseum.com angka keluar togel Sumber: MetroTVNews