Ibra Sang Singa Tua

CO.ID, Zlatan Ibrahimovic mampu membuktikan diri sebagai sosok paling berpengaruh bagi tim barunya musim ini, Manchester United (MU). Tak butuh waktu lama bagi Ibrahimovic untuk jadi orang paling diandalkan oleh MU dalam mengarungi ketatnya kompetisi di tanah Inggris.
Gol demi golnya sukses membantu MU untuk bisa terus menjaga peluang lolos ke Liga Champions dengan memburu posisi empat besar. Tak hanya di kompetisi domestik, pemain 35 tahun ini juga turut mengantar MU ke perempat final Liga Europa musim ini.
Aksinya saat menyelamatkan MU dari kekalahan ketika menjamu Everton, Rabu (5/4) dini hari WIB jadi bukti betapa dibutuhkannya dia oleh Iblis Merah. Pada laga di hadapan puluhan ribu pendukung MU, eks kapten timnas Swedia ini mampu menunjukkan mental seorang pemimpin. Dalam situasi MU tertinggal 0-1, Ibrahimovic sukses mengonversi pemberian penalti dari wasit pada menit terakhir pertandingan.
Gol pada menit genting itu pun meloloskan MU dari kekalahan pertama di ajang Liga Primer Inggris sejak November 2016 silam. Meski punya beban besar untuk mengeksekusi penalti tersebut, Ibrahimovic tampak tenang.
Pengalaman eks pemain Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan dan Paris Saint-Germain (PSG) ini seolah berbicara pada momentum itu. Tentu hanya pemain bermental baja yang berani maju menendang penalti dengan tingkat tekanan seperti pada laga itu. Hal ini karena andai gagal membuahkan gol, maka MU akan mengalami kekalahan.
Pelatih MU, Jose Mourinho pun angkat topi dengan keberanian dan kesuksesan Ibrahimovic yang tampil maju sebagai eksekutor. “Penalti di tengah situasi yang sangat ekstrim dan penuh tekanan, tapi Ibrahimovic justru ingin mengambilnya,” puji Mourinho.
Gol Ibrahimovic pada laga pekan ke-29 Liga Primer Inggris itu jadi yang ke-27 baginya pada semua ajang. Khusus di Liga Primer Inggris, top skorer Liga Serie A Italia 2009 dan 2010 ini sudah mengoleksi 16 gol. Jumlah ini hanya terpaut lima gol dari top skorer sementara saat ini, Romelu Lukaku yang usianya 12 tahun lebih muda ketimbang Ibrahimovic.
Top skorer Liga Primer Inggris. (Sumber: Twitter/@premierleague)

Pemain dengan ayah muslim asal Bosnia ini pun paham benar dirinya berada dalam sorot kekaguman orang-orang. Tak sedikit yang menilai, Ibrahimovic layak dicetuskan sebagai striker terbaik di Liga Primer Inggris musim ini.Anggapan ini bukan hanya mengacu kepada catatan gol, tapi juga soal kecakapan Ibrahimovic dalam bermain.
Terlebih, usia Ibrahimovic juga jauh lebih tua dibanding bomber-bomber maut Liga Primer Inggris lainnya yang kini duduk di papan atas top skorer. Seperti Lukaku (23 tahun) Harry Kane (23 tahun) Alexis Sanchez (28 tahun) dan Diego Costa (28 tahun).
Dengan usia gaek tapi masih bisa lancar mencetak gol, tentu itu jadi nilai plus bagi pemilik tinggi 1,95 meter ini. Akan tetapi, bukan Ibrahimovic namanya jika tak sedikit menebar kepongahan dalam berucap. Pria yang dinobatkan sebagai pemain paling arogan oleh majalah terkemuka Prancis,L’quipe, pada Desember 2015 ini menyebut dirinya tak bisa disandingkan dengan striker lain. “Singa tidak bisa dibandingkan dengan manusia,” kata dia.
Meski terdengar sangat imajinatif dengan menggambarkan dirinya sebagai singa, faktanya Ibrahimovic sudah memberikan bukti. Masih dari laga kontra Everton. Pada pertengahan babak kedua, Ibrahimovic sebenarnya sempat mencetak gol. Sayang, usaha peraih Puskas Award 2013 (gol tercantik versi FIFA) tersebut dianulir karena dia dianggap terlebih dulu berada dalam posisi offside.
Pada momen tersebut, Ibrahimovic membuktikan ucapannya sebagai seorang singa. Kala itu, Ibrahimovic mampu menerjang bola dengan kepalanya setelah melompat lebih tinggi ketimbang bek-bek lawan. Aksinya ini mengulangi peristiwa serupa ketika dia menjebol gawang Leicester City pada laga Comunity Shield Agustu 2016 silam.
Saat ini Ibrahimovic tampaknya sedang berada di persimpangan jalan. Hal ini berkaitan dengan kesetiaannya kepada MU yang hanya mengontrak dia satu tahun pada Juni 2016. Tak ada yang bisa menebak akan dimana posisi MU akhir musim ini.
Andai tak lolos ke Liga Champions musim depan, tak menutup kemungkinan Ibrahimovic akan punya pikiran untuk pergi mengingat usianya yang kian uzur. Terlebih kabar pun kencang berhembus, klub Liga Amerika Serikat (MLS) LA Galaxy siap menggelar karpet merah untuk menyambut kedatangan sang singa tua.

barberspointaviationmuseum.com www hokiselalu com Sumber: Republika.co ID