30 Ahli Forensik Bantu Identifikasi Korban AirAsia

Rimanews – Sebanyak 30 ahli forensik mendaftar diri kepada Tim Disaster Victim Indentification (DVI) Polda Jatim. Mereka ingin terlibat dalam proses identifikasi para korban penumpang Pesawat AirAsia QZ-8501 yang jatuh, pada Minggu (28/12) lalu. “Sampai sekarang ada 30 ahli forensik yang mendaftar kepada kita,” kata Kepala DVI Polda Jawa Timur, Kombes Pol Budiono, di Posko Crisis Center AirAsia, Terminal II Bandara Internasional Juanda Surabaya, Rabu (31/12). Baca Juga PDIP Dinilai Paling Solid Menangkan Ahok Beban Moral Partai NasDem Menangkan Ahok Partai Pendukung Tidak Lagi All Out Menangkan Ahok Dari 30 ahli forensik ersebut, menurut dia, salah satunya adalah ahli antropologi. Budi mengaku, pihaknya tidak membatasi ahli forensik yang mendafatar untuk membantu proses identifikasi terhadap para korban pesawat naas tersebut. Pihaknya mengaku senang. Pasalnya, semakin banyak ahli forensik yang terlibat, nantinya bakal mempercepat proses identifikasi korban. “Makin banyak ahli forensik yang membantu, kami tambah senang. Karena mempercepat proses identifikasi terhadap korban,” paparnya. Sejauh ini, DVI Polda Jatim tengah menyiapkan 15 set untuk proses identifikasi, termasuk 155 lemari pendingin untuk tempat jenazah para korban. “Sampai saat ini, kami masih menunggu kedatangan jenazah dari Pangkalan Bun. Setelah datang, nanti langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (Jawa Timur, red).”[] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Tragedi AirAsia , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews